<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272</id><updated>2011-11-10T14:43:44.459+07:00</updated><title type='text'>e-Stories</title><subtitle type='html'>nice and inspirational stories collection</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-4073186323659015853</id><published>2007-11-28T10:31:00.000+07:00</published><updated>2007-11-28T10:34:01.157+07:00</updated><title type='text'>Good Lesson</title><content type='html'>Seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh penginterview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja ditempatnya.&lt;br /&gt;* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik."&lt;br /&gt;Ibu menjawab: "Mengapa?"&lt;br /&gt;Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. "&lt;br /&gt;* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur."&lt;br /&gt;Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku."&lt;br /&gt;* Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:"Jika sebuah bola jatuh kedalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?"&lt;br /&gt;Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah."&lt;br /&gt;Ada pula yang menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung kedalam."&lt;br /&gt;Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi."&lt;br /&gt;Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana."&lt;br /&gt;* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku."&lt;br /&gt;Katak di pinggir jalan menjawab:"Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah."&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.&lt;br /&gt;* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.&lt;br /&gt;Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?"&lt;br /&gt;Dia menjawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."&lt;br /&gt;* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah atau memiliki secukupnya saja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: email&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-4073186323659015853?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/4073186323659015853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=4073186323659015853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4073186323659015853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4073186323659015853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/11/good-lesson.html' title='Good Lesson'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-6163691482378029750</id><published>2007-10-09T07:43:00.000+07:00</published><updated>2007-10-09T07:47:51.104+07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Seorang Ibu (The Mountain)</title><content type='html'>KEKUATAN SEORANG IBU&lt;br /&gt;(The Mountain, Jim Stovall)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, hiduplah dua suku di pegunungan Andes. Satu suku tinggal di  lembah-lembah, sedangkan suku yang lain tinggal di atas gunung. Suatu hari, suku gunung menyerang suku lembah dan menjarah seluruh isi desa. Mereka menculik seorang bayi dari salah satu keluarga suku lembah dan membawanya ke atas gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang suku lembah tidak tahu bagaimana mendaki gunung. Mereka tidak tahu jalan mana yang digunakan oleh suku gunung. Mereka tidak tahu dimana letak desa suku gunung. Juga, tidak tahu bagaimana mengikuti jejak-jejak suku gunung di tebing-tebing gunung itu. Tapi, meski pun begitu, mereka mengirim para prajurit terbaik mereka untuk memanjat gunung dan membawa pulang bayi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prajurit pertama mencoba memanjat tebing diikuti yang lain. Ketika prajurit pertama gagal, mereka semua pun gagal. Mereka mencoba lagi dengan cara lain. Namun, gagal. Setelah berhari-hari mereka mendaki, mereka hanya bisa memanjat beberapa ratus kaki saja. Suku lembah kehilangan harapan dan putus asa. Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke desa saja. Semua upaya dilakukan namun gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka sedang bersiap-siap untuk kembali ke desa, tiba-tiba mereka melihat ibu dari bayi yang diculik itu sedang menuruni tebing gunung melewati mereka, sambil menggendong bayinya. Mereka terkejut sekali, bagaimana si ibu itu bisa menuruni tebing yang justru mereka sendiri gagal untuk mendakinya? Bagaimana si ibu itu bisa memanjat tebing-tebing itu mengalahkan mereka? Terlebih lagi, mereka melihat si bayi itu telah terselamatkan. Bagaimana mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang prajurit menyambut ibu itu dan bertanya, "Wahai ibu, kami gagal mendaki tebing ini. Bagaimana kau melakukan semua ini, mengalahkan seluruh prajurit terkuat? Bagaimana bisa?"&lt;br /&gt;Ibu itu mengangkat bahu dan berkata, "Sebab bayi yang diculik itu bukanlah bayimu."&lt;br /&gt;&lt;script&gt;&lt;!-- D(["mb","\u003cbr /\&gt;Catatan : Cinta memberikan kekuatan. Sebab, cinta adalah kekuatan. Dan,\u003cbr /\&gt;cinta seorang ibu adalah kekuatan yang mengalahkan segala kekuatan.\u003cbr /\&gt;Perjuangan tanpa\u003cbr /\&gt;cinta memberikan kegagalan.\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;(Disadur dari Jim Stovall, You don\'t have to be blind to see)\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;Yahoo! Groups Links\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; To visit your group on the web, go to:\u003cbr /\&gt;    \u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/mao_private/\" target\u003d_blank\&gt;http://groups.yahoo.com/group\u003cwbr /\&gt;/mao_private/\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; Your email settings:\u003cbr /\&gt;    Individual Email | Traditional\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; To change settings online go to:\u003cbr /\&gt;    \u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/mao_private/join\" target\u003d_blank\&gt;http://groups.yahoo.com/group\u003cwbr /\&gt;/mao_private/join\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;    (Yahoo! ID required)\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; To change settings via email:\u003cbr /\&gt;    mailto:\u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"mailto:mao_private-digest@yahoogroups.com\"\&gt;mao_private-digest@yahoogroups\u003cwbr /\&gt;.com\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;    mailto:\u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"mailto:mao_private-fullfeatured@yahoogroups.com\"\&gt;mao_private-fullfeatured\u003cwbr /\&gt;@yahoogroups.com\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; To unsubscribe from this group, send an email to:\u003cbr /\&gt;    \u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"mailto:mao_private-unsubscribe@yahoogroups.com\"\&gt;mao_private-unsubscribe\u003cwbr /\&gt;@yahoogroups.com\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;&lt;*&gt; Your use of Yahoo! Groups is subject to:\u003cbr /\&gt;    \u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"http://docs.yahoo.com/info/terms/\" target\u003d_blank\&gt;http://docs.yahoo.com/info\u003cwbr /\&gt;/terms/\u003c/a\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003cbr /\&gt;\u003c/div\&gt;",0] );  //--&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Cinta memberikan kekuatan. Sebab, cinta adalah kekuatan. Dan, cinta seorang ibu adalah kekuatan yang mengalahkan segala kekuatan. Perjuangan tanpa cinta memberikan kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari Jim Stovall, You don't have to be blind to see)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-6163691482378029750?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/6163691482378029750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=6163691482378029750' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/6163691482378029750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/6163691482378029750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/10/kekuatan-seorang-ibu-mountain.html' title='Kekuatan Seorang Ibu (The Mountain)'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-4281886733617856472</id><published>2007-08-22T10:27:00.000+07:00</published><updated>2007-08-22T10:28:21.486+07:00</updated><title type='text'>Hati yang terindah</title><content type='html'>Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depan dan berkata, "Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku?" Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, di mana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ; namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa. "Anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna, sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya", kata pak tua itu, "hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan. Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan. &lt;script&gt;&lt;!-- D(["mb","\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan -- memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu?&amp;quot;\n\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. \n\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;Pemuda itu melihat ke dalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan. \n\u003ci\&gt;\u003cspan style\u003d\"font-style:italic\"\&gt;(Anonim)\u003c/span\&gt;\u003c/i\&gt; \u003c/p\&gt;\n\u003cp\&gt;\u003cfont face\u003d\"Arial\" size\u003d\"2\"\&gt;\u003cspan style\u003d\"font-size:10pt;font-family:Arial\"\&gt; \u003c/span\&gt;\u003c/font\&gt;\u003c/p\&gt;\u003c/div\&gt;\u003c/div\&gt;\n",0] );  //--&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan -- memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu melihat ke dalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan. &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Anonim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: email&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-4281886733617856472?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/4281886733617856472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=4281886733617856472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4281886733617856472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4281886733617856472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/08/hati-yang-terindah.html' title='Hati yang terindah'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-9040029863882849791</id><published>2007-08-13T14:25:00.000+07:00</published><updated>2007-08-13T14:32:29.906+07:00</updated><title type='text'>KISS</title><content type='html'>Kasus 1&lt;br /&gt;Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus 2&lt;br /&gt;Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan&lt;br /&gt;pensil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus 3&lt;br /&gt;Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, seorang doorman (penjaga pintu) apartemen tersebut hanya menyarankan satu hal, "Inti dari keluhan pelanggan kita adalah mereka merasa lama menunggu". Doorman tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep it Simple, Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang lebih baik kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.indocina.net/forums/kiss-t28368.html"&gt;Forum Indocina&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Note: dari yang g baca, ada beberapa versi kepanjangan KISS ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keep It Short and Simple&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keep It Simple Solution&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keep It Super Simple&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;yah, apapun kepanjangannya... just take the good lesson of the story ^^&lt;br /&gt;dan kyknya yang terakhir itu ttg nambah cermin, diterapin yaa di salah satu apt di jkt :P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-9040029863882849791?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/9040029863882849791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=9040029863882849791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/9040029863882849791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/9040029863882849791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/08/kiss.html' title='KISS'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-1887641366065647030</id><published>2007-08-01T17:23:00.000+07:00</published><updated>2007-08-01T17:24:28.846+07:00</updated><title type='text'>Kisah Hidup Seorang Pekerja Keras</title><content type='html'>Dikisahkan ada seorang pria muda yang baru lulus S2 dengan ambisi untuk sukses. Ia meniti karir dengan sangat rajin, semangat, dan penuh dedikasi untuk membangun cita-citanya sebagai yang tersukses di antara teman-teman sekolahnya. Tantangan demi tantangan bisnis dan karir ia hadapi dengan berani. Tak pelak lagi, tanpa disadari stress menjadi bagian dari hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Waktunya telah didominasi oleh kesibukan kerja yang tiada henti, meeting di sana-sini dan terjebak macet di jalanan membuatnya kompromi untuk urusan makan. "Yang penting cepat, karena saya tidak punya banyak waktu. Masih lebih banyak kesibukan yang berarti daripada buang waktu untuk memikirkan makanan. Asal ada makanan yang masuk supaya perut tidak keroncongan, itu sudah cukup.", begitulah kira-kira pikirnya. Stress kerja yang semakin tinggi juga perlahan-lahan memperkenalkannya dengan &lt;u&gt;kebiasaan merokok&lt;/u&gt; sebagai solusi instant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa 20 tahun telah berlalu, kini usianya 45 tahun. Karirnya sedang pada masa keemasan karena telah menduduki jajaran managerial tingkat tinggi di perusahaan. Penghasilannya juga tinggi dan kini ia telah mulai memikirkan untuk berinvestasi dengan uang tabungan yang telah dikumpulkan selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tiba-tiba suatu hari ia diharuskan untuk melakukan cek kesehatan karena ia menangkap adanya gejala yang kurang beres pada tubuhnya, ia mengalami mudah lelah, nafas selalu tersengal, sering kesemutan dan gangguan tidur mendengkur keras sekali saat tidur. Setelah melalui cek kesehatan dan tes darah, dokter mengabarkan bahwa ia menderita diabetes mellitus, disertai dengan &lt;u&gt;kolesterol&lt;/u&gt; yang sudah menyumbat salah satu bagian jantungnya sehingga harus menjalani by-pass. Ia harus menjalani operasi kalau ingin terus hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya dijalankan. Ia mencari dokter dan rumah sakit terbaik untuk mengembalikan kesehatan yang telah hilang tersebut. Pada hari ia diperbolehkan untuk keluar dari rumah sakit adalah hari di mana ia tersadar, &lt;b&gt;seluruh harta yang telah ia kumpulkan selama 20 tahun habis untuk membiayai masalah pada tubuhnya&lt;/b&gt;. Ia sadar bahwa selama ini ia tidak sedang menabung untuk bisa menikmati hari tuanya. Kenyataannya, ia selama ini menabung untuk membayar kesalahannya tidak menjaga kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Oleh : &lt;b&gt;Ade Rai&lt;/b&gt; - Health Ambassador &amp; Fitness Motivator&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber: email&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-1887641366065647030?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/1887641366065647030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=1887641366065647030' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/1887641366065647030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/1887641366065647030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/08/kisah-hidup-seorang-pekerja-keras.html' title='Kisah Hidup Seorang Pekerja Keras'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-3890582029526742912</id><published>2007-07-09T10:17:00.000+07:00</published><updated>2007-07-09T10:25:22.213+07:00</updated><title type='text'>Satu kisah yang menarik</title><content type='html'>Satu kisah yang menarik untuk dijadikan teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon.  Si ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya,  "Nak, apakah benda tersebut?"&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Burung gagak", jawab si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div&gt;Si ayah mengangguk-angguk, namun beberapa saat kemudian mengulangi lagi pertanyaan yang sama.  Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi lalu menjawab dengan sedikit keras, "Itu burung gagak ayah!"&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sejenak kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak merasa agak marah dengan pertanyaan yang sama dan diulang-ulang,  lalu  menjawab dengan lebih keras, "BURUNG GAGAK!!"&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi mengajukan pertanyaan yang sama sehingga membuatkan si anak kehilangan kesabaran dan  menjawab dengan nada yang ogah-ogahan menjawab pertanyaan si ayah, "Gagak ayah.......".&lt;/div&gt;    &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kembali mengejutkan si anak, beberapa saat kemudian si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan yang sama.  Dan kali ini si anak benar-benar kehilangan kesabaran dan menjadi marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah!!! saya tidak mengerti ayah mengerti atau tidak. Tapi sudah lima kali ayah menanyakan pertanyaan tersebut dan sayapun sudah memberikan jawabannya. Apakah yang ayah ingin saya katakan???? Itu burung gagak, burung gagak  ayah.....", kata si anak dengan nada yang begitu marah.&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Si ayah kemudian bangkit  menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang terheran-heranpinga. Sebentar kemudian si ayah keluar lagi dengan membawa sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih  marah dan bertanya-tanya. Ternyata benda tersebut sebuah diari lama.&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Coba kau baca apa yang pernah ayah tulis di dalam diari itu", pinta si ayah.&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Si anak taat dan membaca bagian yang berikut..........&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-style: italic;"&gt;"Hari ini aku di halaman bersama anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya, "Ayah, apakah itu?".&lt;br /&gt;Dan aku menjawab, "Burung gagak". Walau bagaimana pun, anak ku terus bertanya pertanyaan yang sama dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban  yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan sayang aku terus  menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. Aku berharap bahwa hal tersebut menjadi suatu pendidikan yang berharga."&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai membaca bagian tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si ayah yang kelihatan sayu.  Si ayah dengan perlahan bersuara, " Hari ini ayah baru menanyakan kepadamu pertanyaan yang sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran dan marah."&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH : JAGALAH HATI KEDUA IBU DAN BAPA, HORMATILAH MEREKA. SAYANGILAH MEREKA SEBAGAI MANA MEREKA MENYAYANGIMU DIWAKTU KECIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: unkown&lt;br /&gt;Sumber: e-mail&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-3890582029526742912?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/3890582029526742912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=3890582029526742912' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/3890582029526742912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/3890582029526742912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/07/satu-kisah-yang-menarik.html' title='Satu kisah yang menarik'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-705808523784711343</id><published>2007-07-06T13:31:00.000+07:00</published><updated>2007-07-06T13:32:46.167+07:00</updated><title type='text'>Makna Pekerjaan Anda</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Beberapa waktu yang lalu saya memberikan pelatihan mengenai sikap kerja disebuah hotel berbintang lima di Singapura.&lt;br /&gt;Salah satu peserta pelatihan adalah Pak Lim, seorang pria berusia 60 tahunan yang bekerja di hotel tersebut.&lt;br /&gt;Bagi saya, pekerjaan sehari-hari Pak Lim sangatlah monoton dan membosankan. Setiap hari, dengan membawa sebuah daftar, dia mengecek engsel pintu setiap kamar hotel.&lt;br /&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan menceritakan sedikit bagaimana tugas Pak Lim sebenarnya. Pak Lim memulai rangkaian tugasnya dengan mengecek engsel pintu pintu kamar 1001 dan memastikan bahwa engsel dan fungsi kunci pintu berfungsi dengan baik. Pengecekan yang dilakukannya bukanlah pengecekan "seadanya", namun pengecekan yang saksama di setiap engsel dan memastikan bahwa setiap pintu bisa dibuka-tutup tanpa masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengecek satu pintu saja, Pak Lim berulang kali membuka dan menutup pintu tersebut hanya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Barulah setelah puas, dia memberi paraf pada daftar yang dibawanya dan mengecek pintu kamar berikutnya, kamar 1002, dia melakukan hal yang sama, begitu seterusnya. Dalam sehari, Pak Lim bisa mengecek pintu 30 kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu bertanya, berapa hari waktu yang dibutuhkan Pak Lim untuk mengecek pintu&lt;br /&gt;semua kamar di hotel itu. kurang lebih sebulan! Tidak mengejutkan sebenarnya karena hotel berbintang lima ini memiliki sekitar 600 kamar. Tugas pengecekan Pak Lim dapat diibaratkan sebagai lingkaran. setelah pintu kamar terakhir selesai dicek, Pak Lim akan kembali lagi ke kamar pertama, kamar 1001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian tugas ini terus berjalan seperti itu, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun demi tahun. Pekerjaan semaca ini jelas merupakan pekerjaan monoton, tanpa variasi dan membosankan! Saya sendiri tidak habis pikir, bagaimana mungkin Pak Lim masih bisa cermat dan teliti mengecek setiap engsel pintu dalam menjalani tugas yang membosankan ini. Saya membayangkan, seandainya saya sendiri yang diminta melakukan hal semacam ini, mungkin saya akan memeriksa setiap engsel sekedarnya saja.&lt;script&gt;&lt;!-- D(["mb","\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;Karena sangat penasaran, suatu hari saya bertanya kepada Pak Lim apa yang sebenarnya membuatnya begitu tekun menjalani pekerjaan rutin itu. Jawabannya sungguh diluar dugaan saya.\u003cbr\&gt;Dia mengatakan, &amp;quot;James, dari pertanyaan Anda, saya bisa menyimpulkan bahwa Anda tidak mengerti pekerjaan saya. Pekerjaan saya bukan sekedar memeriksa engsel, tetapi lebih dari itu. Begini, tamu-tamu kami di hotel berbintang lima ini jelas bukan orang sembarangan. Mereka biasanya adalah Kepala Keluarga, CEO sebuah perusahaan, Direktur atau Manajer Senior. Dan saya tahu mereka semua jelas\u003cbr\&gt;bertanggung jawab atas kehidupan keluarga mereka, dan juga banyak karyawan dibawahnya yang jumlahnya mungkin 20 orang, 100 atau bahkan ribuan orang.\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;&amp;quot;Nah, kalau sesuatu yang buruk terjadi di\n hotel ini, misalnya saja kebakaran dan\u003cbr\&gt;pintu tidak bisa dibuka karena engselnya rusak, mereka bisa meninggal di dalam kamar. Akibatnya bisa Anda bayangkan, pasti sangat mengerikan, bukan hanya untuk reputasi hotel ini, tetapi juga bagi keluarga mereka, karyawan yang berada dibawah tanggungan mereka. Keluarga mereka akan kehilangan sosok Kepala Keluarga yang menafkahi mereka dan karyawan mereka akan kehilangan sorang pimpinan senior yang bisa jadi mengganggu kelancaran perusahaan. Sekarang Anda mungkin dapat mengerti bahwa tugas saya bukan sekedar memeriksa engsel, tapi menyelamatkan Kepala Keluarga dan Pimpinan unit bisnis sebuah perusahaan. Jadi, jangan meremehkan tugas saya.&amp;quot;\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;\u003cbr\&gt;Saya benar-benar terperangah mendengar penjelasan panjang lebar Pak Lim. Dari situlah saya mengerti bahwa, jika seseorang tahu benar makna dibalik pekerjaannya, dia akan melakukan pekerjaannya dengan bangga, dengan senang hati, dengan penuh tanggung jawab. Sebaliknya, seandainya saja\n Pak Lim tidak mengerti makna pekerjaannya, dia akan mengatakan bahwa tugasnya hanya sebagai tukang periksa engsel.\u003c/div\&gt;",1] );  //--&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sangat penasaran, suatu hari saya bertanya kepada Pak Lim apa yang sebenarnya membuatnya begitu tekun menjalani pekerjaan rutin itu. Jawabannya sungguh diluar dugaan saya.&lt;br /&gt;Dia mengatakan, "James, dari pertanyaan Anda, saya bisa menyimpulkan bahwa Anda tidak mengerti pekerjaan saya. Pekerjaan saya bukan sekedar memeriksa engsel, tetapi lebih dari itu. Begini, tamu-tamu kami di hotel berbintang lima ini jelas bukan orang sembarangan. Mereka biasanya adalah Kepala Keluarga, CEO sebuah perusahaan, Direktur atau Manajer Senior. Dan saya tahu mereka semua jelas&lt;br /&gt;bertanggung jawab atas kehidupan keluarga mereka, dan juga banyak karyawan dibawahnya yang jumlahnya mungkin 20 orang, 100 atau bahkan ribuan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, kalau sesuatu yang buruk terjadi di  hotel ini, misalnya saja kebakaran dan&lt;br /&gt;pintu tidak bisa dibuka karena engselnya rusak, mereka bisa meninggal di dalam kamar. Akibatnya bisa Anda bayangkan, pasti sangat mengerikan, bukan hanya untuk reputasi hotel ini, tetapi juga bagi keluarga mereka, karyawan yang berada dibawah tanggungan mereka. Keluarga mereka akan kehilangan sosok Kepala Keluarga yang menafkahi mereka dan karyawan mereka akan kehilangan sorang pimpinan senior yang bisa jadi mengganggu kelancaran perusahaan. Sekarang Anda mungkin dapat mengerti bahwa tugas saya bukan sekedar memeriksa engsel, tapi menyelamatkan Kepala Keluarga dan Pimpinan unit bisnis sebuah perusahaan. Jadi, jangan meremehkan tugas saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benar-benar terperangah mendengar penjelasan panjang lebar Pak Lim. Dari situlah saya mengerti bahwa, jika seseorang tahu benar makna dibalik pekerjaannya, dia akan melakukan pekerjaannya dengan bangga, dengan senang hati, dengan penuh tanggung jawab. Sebaliknya, seandainya saja Pak Lim tidak mengerti makna pekerjaannya, dia akan mengatakan bahwa tugasnya hanya sebagai tukang periksa engsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Oleh : James Gwee&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sumber: email from a friend&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-705808523784711343?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/705808523784711343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=705808523784711343' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/705808523784711343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/705808523784711343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/07/makna-pekerjaan-anda.html' title='Makna Pekerjaan Anda'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-280427569081967037</id><published>2007-06-29T10:22:00.000+07:00</published><updated>2007-06-29T10:34:32.549+07:00</updated><title type='text'>Menularkan Kebahagiaan</title><content type='html'>Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari. Memanggil taxi, dan naik ... "Selamat pagi pak, ..." katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu, "... pagi yang cerah bukan?" sambungnya sambil tersenyum dan bersenandung kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dengan senang hati, ia melajukan taxinya. Sesampainya ditempat tujuan ... pemuda itu membayar dengan selembar 20ribuan untuk argo yang 15 ribuan, "kembaliannya buat bapak saja ... selamat bekerja pak" kata pemuda tersebut dengan senyum. "terima kasih" jawab pak sopir taxi dengan penuh syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...wah, ... aku bisa sarapan dulu nih" pikirnya... dan menuju kesebuah warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"biasa pak?" tanya si mbok warung. "ya, biasa... nasi sayur, tapi pagi ini tambahkan sepotong ayam ya ..." jawab pak sopir dengan tersenyum. Dan, ketika membayar nasi, di tambahkannya seribu rupiah ... "buat jajan anaknya si mbok ..." begitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar, .... ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini ... dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ... cerita ini bisa berlanjut ... bergulir ... seperti bola salju ... keluarga pak sopir bisa lebih bahagia hari itu ... begitu juga keluarga si mbok... teman2 si anak ... keluarga mereka ... semua tertular kebahagiaan .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar kita. Kebahagiaan adalah sebuah pilihan (bener gak sih? ... yang jelas menurut gw sih membahagiakan orang lain adalah pilihan yg mulia  )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita menularkan kebahagiaan hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber: Milis&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-280427569081967037?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/280427569081967037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=280427569081967037' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/280427569081967037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/280427569081967037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/06/menularkan-kebahagiaan.html' title='Menularkan Kebahagiaan'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-4464786267701854730</id><published>2007-05-22T13:56:00.000+07:00</published><updated>2007-05-22T13:59:43.278+07:00</updated><title type='text'>6 pertanyaan</title><content type='html'>Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya... Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama...&lt;br /&gt;"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar... Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kematian&lt;/span&gt;"... Sebab kematian adalah PASTI adanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua... "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar... Tapi yang paling benar adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;masa lalu&lt;/span&gt;"... Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu... Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...&lt;br /&gt;"Apa yang paling besar di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nafsu&lt;/span&gt;"... Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya... Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu... Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan keempat adalah...&lt;br /&gt;"Apa yang paling berat di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...&lt;br /&gt;"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru .. tapi yang paling berat adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memegang amanah&lt;/span&gt;"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan"...&lt;br /&gt;"Semua itu benar...", kata Sang Guru...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meninggalkan ibadah&lt;/span&gt;"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pertanyaan keenam adalah... "Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"&lt;br /&gt;Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(hampir) Benar...", kata Sang Guru, tetapi yang paling tajam adalah "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lidah manusia&lt;/span&gt;"...&lt;br /&gt;Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEMATIAN&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;senantiasa belajar dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MASA LALU&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan tidak memperturutkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAFSU&lt;/span&gt;...???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudahkah kita mampu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENGEMBAN AMANAH&lt;/span&gt; sekecil apapun...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan tidak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENINGGALKAN IBADAH&lt;/span&gt;....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;serta senantiasa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENJAGA LIDAH&lt;/span&gt; kita...???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-4464786267701854730?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/4464786267701854730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=4464786267701854730' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4464786267701854730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/4464786267701854730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/05/6-pertanyaan.html' title='6 pertanyaan'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-8607545209765149127</id><published>2007-05-11T08:45:00.000+07:00</published><updated>2007-05-11T08:51:51.371+07:00</updated><title type='text'>Iblis pun Ngambek...</title><content type='html'>Iblis pun Ngambek...&lt;br /&gt;Cerpen Indra Tranggono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEORANG juru cerita, suatu hari mendadak ngambek. Ia tidak mau lagi bercerita tentang manusia. Karena manusia kini makin sensitif dan tidak tahan terhadap kritik. Di puncak&lt;br /&gt;kebingungannya, yang bisa ia lakukan hanyalah tidur dan tidur. Dalam tidur lelapnya itulah ia bermimpi didatangi Iblis. Bukan main takutnya sang Juru Cerita melihat sosok Iblis yang seram: berbadan tinggi besar, dengan mata besar dan dengan raut muka sangar. Ketakutan itu&lt;br /&gt;membuat ia gagal mengidentifikasi sosok  yang ditemuinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu jangan takut. Jelek-jelek begini aku ini juga makhluk Tuhan. Manusia biasa menyebutku Iblis," ujar Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Juru Cerita semakin ketakutan. Tetapi sang Iblis yang ternyata ramah ini mencegahnya untuk takut. Ia berjanji tidak akan mengganggu sang Juru Cerita. Ia justru minta tolong. Katanya, sang Iblis sudah lama memendam kejengkelan terhadap bangsa manusia. Hanya kepada sang Juru Cerita ia mau menceritakan beban perasaan yang selama ini menindihnya. Beginilah pengakuannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya atas nama Iblis, dengan ini menyatakan: mengundurkan diri sebagai penghasut dan penggoda manusia untuk berbuat dosa. Keputusan ini saya ambil dengan sesadar-sadarnya, tanpa tekanan atau intimidasi, apalagi disuap oleh bangsa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perlu saya tegaskan bahwa Iblis tak mengenal suap atau korupsi. Jadi apabila ditemukan oknum Iblis mengkorupsi uang negara, maka sang oknum Iblis itu telah  kangslupan&lt;br /&gt;manusia. Bahkan tak jarang perilaku manusia itu jauh lebih iblisistik daripada Iblis itu sendiri. Sebab, manusia itu makhluk kemungkinan, artinya bisa buruk-bisa sangat baik. Sedangkan Iblis dan malaikat itu makhluk kepastian. Iblis pasti buruk dan malaikat pasti baik. Jika manusia&lt;br /&gt;gagal mengelola hidupnya maka keberadaannya bisa lebih buruk dari Iblis. Sedangkan bagi manusia yang berhasil me-manage perilakunya, maka keberadaannya bisa lebih tinggi daripada malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hakikat Iblis itu abadi. Tak butuh korupsi, apalagi kursi untuk jadi petinggi. Iblis hanya butuh pengikut setia. Yakni, bangsa manusia yang secara sadar menempuh karir di jalan yang sesat, dengan bonus neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada mulanya, jumlah pengikut saya hanya beberapa. Tetapi, setelah banyak manusia menjadi 'sukses' karena setia mengikuti petunjuk saya, maka jumlah pengikut saya pun membengkak. Saking banyaknya, sampai-sampai bangsa manusia rela  menyuap saya dengan harkat dan harga dirinya, sekaligus hari depan hidupnya. Saya benar-benar kewalahan. Formulir pendaftaran selalu dicetak ulang menjadi bermilyar-milyar eksemplar demi memenuhi hasrat manusia untuk menjadi pengikut saya. Jutaan manusia mengagumi saya. Aku menjadi ilham, termasuk dalam sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di setiap kota di bawah matahari, namaku adalah poros dari lingkaran pendidikan keagamaan, seni dan filsafat. Bila bukan karena aku, tak ada kuil dibangun, tak ada menara atau istana didirikan. Aku adalah keberanian yang menciptakan gerak dalam diri manusia. Aku adalah sumber dari yang mengucapkan orisinalitas pikiran. Aku adalah tangan yang menggerakkan&lt;br /&gt;tangan-tangan manusia. Aku Iblis abadi. Aku adalah Iblis yang diperangi manusia agar mereka tetap hidup. Bila mereka berhenti memerangi aku, kelambanan dan kemalasan akan mematikan pikiran, hati dan jiwa, sesuai dengan hukuman aneh dan mitologi  dahsyat mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi itu dulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang ini, puisi parodik ciptaan Burung Pengelanan asal Lebanon, Kahlil Gibran itu, terasa sia-sia, bahkan sedikit ngoyo-woro, mencari-cari dan terlalu out of date. Sebab, selama ini, bangsa manusia membutuhkan Iblis hanya untuk dicatut namanya, sehingga setiap tindakan penyimpangannya menjadi sah dan legitimate. Tindakan korupsi, merampok, memperkosa, membunuh, dan menindas yang terang-terangan dilakukan secara murni dan konsekuen oleh bangsa manusia, selalu dikatakan karena bisikan Iblis. (Enak saja... manusia makan depositonya, gua yang kena getahnya). Iblis selalu menjadi kambing hitam, dan keranjang sampah kesalahan dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Ini sungguh tidak fair dan mencoreng citra korps Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana mungkin saya, sang Iblis yang celaka ini bisa melakukan itu? Lha wong sudah cukup lama saya ini menganggur. Juklak dan juknis kerja  kami yang sengaja dibuat untuk menggoda manusia agar tersesat, sudah lama kami simpan dalam laci. Segala hasutan, bisikan, dan godaan saya, sudah tidak mempan lagi menelikung manusia. Saya pun telah putus asa menjadi provokator dosa-dosa manusia, lha wong manusia kini makin pintar menjadi provokator bagi bangsanya sendiri. Hasut sana hasut sini, agar terjadi ledakan permusuhan antarsuku, antaragama, antargolongan... demi kebanggaan picisan kelompok-kelompok tertentu yang berbahagia jika negeri ini morat-marit atau pecah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai Iblis yang masih 'mempunyai hati nurani', saya menangis menyaksikan semua ini. Berliter-liter air mata menetes dan mengalir dari mata saya (saya mendadak heran kok tiba-tiba Iblis macam saya ini jadi cengeng seperti sinetron Indonesia itu...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya benar-benar sedih, bukan karena saya kehilangan job untuk menggoda manusia, tetapi karena ngeri melihat ulah manusia yang telah  sukses besar melakukan transformasi budaya dengan mengadopsi nilai-nilai keiblisan secara sempurna. Bahkan saking sempurnanya, mereka tidak lagi butuh mentor dan fasilitator kejahatan macam saya, Iblis yang celaka ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat sedih, bukan karena bangsa manusia itu meninggalkan saya. Bukan. Tetapi justru karena para manusia itu kini sudah tidak malu lagi membuka kursus-kursus, bimbingan-bimbingan belajar dan sekolah kepribadian bagaimana menjadi Iblis yang baik. Dan yang paling mencemaskan, nilai-nilai keiblisan itu sudah menjadi sistem budaya, sistem politik, sistem sosial, sistem ekonomi yang lengkap dengan kurikulum serta juklak dan juknisnya. Edan! Kenthir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak mengherankan jika sekarang kursus-kursus mengenai kepribadian Iblis telah menggeser dominasi sekolah-sekolah, perguruan tinggi-perguruan tinggi yang selalu menggembleng watak manusia berkepribadian unggul. Saya merasa kasihan kepada  guru-guru, dosen-dosen dan para profesor yang berdedikasi tinggi itu. Mereka kini menjadi kehilangan lahan untuk mendidik, untuk mengajarkan kemuliaan dan keluhuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manusia kini telah jauh melangkahi saya, Iblis yang celaka ini. Otak mereka jauh lebih cemerlang. Segala tindak penyimpangan mereka jauh lebih sistematis. Itulah kenapa sekarang ini, orang tidak perlu takut lagi kepada Iblis macam saya ini. Iblis sudah menjadi masa silam dalam sejarah peradaban dan sejarah kebiadaban manusia. Ia hanya sepotong makhluk yang tetap dipertahankan eksistensinya, agar lembaga-lembaga yang memperjuangkan nilai kemuliaan tetap eksis, tetap ada, meskipun semuanya itu makin terasa sia-sia bagi manusia Iblis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah sebabnya, saya mengundurkan diri sebagai Iblis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak, sang Juru Cerita bangun. Ia mengusap-usap pelupuk matanya. Ia bersyukur bahwa peristiwa yang mengenaskan itu hanyalah mimpi. "Untung masih ada  Iblis yang bisa dijadikan kambing hitam oleh manusia...," katanya.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-8607545209765149127?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/8607545209765149127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=8607545209765149127' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/8607545209765149127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/8607545209765149127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2007/05/iblis-pun-ngambek.html' title='Iblis pun Ngambek...'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-108762700079452450</id><published>2004-06-19T13:36:00.000+07:00</published><updated>2004-06-19T13:36:40.796+07:00</updated><title type='text'>Pohon, Daun, dan Angin</title><content type='html'>POHON&lt;br /&gt;    Alasan mengapa orang2 memanggilku "Pohon" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.&lt;br /&gt;    Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA. Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli dengan orang lain dan religius tapi dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah "sahabatku" dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis2 lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.  &lt;br /&gt;    Ketika aku mencium pacarku yan kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata "lanjutkan saja" dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak.. dan merah .. Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tau bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejam-an.&lt;br /&gt;    Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tau bukan &lt;br /&gt;sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;    Aku tau bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama &lt;br /&gt;buruknya dengan dia, aku juga sedih. Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingi dia katakan &lt;br /&gt;pada ku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tau pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.&lt;br /&gt;    Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatinya aku tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa. Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.&lt;br /&gt;    Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di Handphoneku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis. SMS itu berbunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal ?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Selama SMA, aku suka mengoleksi daun2, kenapa? Karena aku merasa bahwa ketika daun meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.&lt;br /&gt;    Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, Aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU. Perasaan di hati ini bila bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk.&lt;br /&gt;    Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi. Aku menyukainya dan aku tau bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya?mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Kau tidak mengharapkan aku seorang wanita untuk mengatakannya terlebih dahulu bukan? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit.&lt;br /&gt;    Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia &lt;br /&gt;memperlakukanku dengan sangat baik diluar perlakuannya hanya untuk seorang teman? Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tau kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Diluar itu, aku mau tetap disampingnya, memberikanya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telphonenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apapun dia, dia pasti meluangkan waktunya untuk ku. Karena itu, aku menunggunya.&lt;br /&gt;    3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu. Luka dan Sakit hati, dan dilemma yang menemaniku selama 3 tahun ini. Ketika diakhir tahun ke 3, seorang pria mengejarku dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan2 yang telah kutunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil dihatiku. Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku sangat ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku. &lt;br /&gt;    Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik. Akhirnya Aku meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku. Dalam kesedihanku kukirimi dia sebuah SMS. SMS itu berbunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal"&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-108762700079452450?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/108762700079452450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=108762700079452450' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/108762700079452450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/108762700079452450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2004/06/pohon-daun-dan-angin.html' title='Pohon, Daun, dan Angin'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7360272.post-108760875371943587</id><published>2004-06-19T08:25:00.000+07:00</published><updated>2004-06-19T08:32:33.720+07:00</updated><title type='text'>Cinta Memang Tak Harus Memiliki</title><content type='html'>Bila anda jatuh cinta pada seseorang, jangan siksa diri &lt;br /&gt;anda dengan menganggap bahwa cinta anda ditolak. Cinta itu &lt;br /&gt;tak pernah tertolak. Karena, setiap orang senang bahkan &lt;br /&gt;butuh dicintai. Wujudkan cinta anda dengan memberikan &lt;br /&gt;sesuatu, bukan mengharap-harap akan sesuatu. Sebab, apapun &lt;br /&gt;yang dilontarkan karena cinta, selalu kembali pada hati &lt;br /&gt;anda di saat itu juga. Kebahagiaan dari memberi jauh lebih &lt;br /&gt;paripurna ketimbang kebahagiaan karena menerima. Namun, &lt;br /&gt;lain halnya bila anda ingin memiliki sesuatu yang anda &lt;br /&gt;cintai. Keinginan itulah yang menimbulkan pedih yang &lt;br /&gt;mengiris-iris. Jangan menambah siksa anda dengan &lt;br /&gt;menginginkan sesuatu. Jangan sia-siakan cinta anda dengan &lt;br /&gt;beban-beban harapan. Keinginan untuk memiliki mungkin saja &lt;br /&gt;tertolak. Namun, percayalah cinta anda yang sesungguhnya &lt;br /&gt;takkan pernah kembali dengan tangan kosong. Cinta Memang &lt;br /&gt;Tak Harus Memiliki!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** MENCINTAI ORANG YANG SPECIAL ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak &lt;br /&gt;dicintai olehnya. Tetapi lebih indah adalah menyayanginya &lt;br /&gt;tanpa mengharapkan sesuatu perasaan apapun darinya. Hanya &lt;br /&gt;perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, Satu jam &lt;br /&gt;untuk menyukai seseorang, Satu hari untuk mencintai &lt;br /&gt;seseorang, Tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan &lt;br /&gt;seseorang... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang &lt;br /&gt;yang tidak tepat. Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan &lt;br /&gt;orang yang tepat kita akan tahu betapa berharganya &lt;br /&gt;anugerah tersebut. Cinta adalah ketika kamu membawa &lt;br /&gt;perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan dan &lt;br /&gt;menemukan bahwa kamu peduli dengan dia........ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu &lt;br /&gt;bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk &lt;br /&gt;menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan &lt;br /&gt;kamu harus membiarkannya pergi. Ketika pintu kebahagiaan &lt;br /&gt;tertutup, yang lain terbuka... Tetapi kadang-kadang kita &lt;br /&gt;menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu &lt;br /&gt;sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka &lt;br /&gt;bagi kita. Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu &lt;br /&gt;dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai dan tidak pernah &lt;br /&gt;mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang &lt;br /&gt;pernah kamu rasakan. Benarkah bahwa kita tidak tahu apa &lt;br /&gt;yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu ?? Tetapi &lt;br /&gt;benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai &lt;br /&gt;itu ada . Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah &lt;br /&gt;menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga!!! Jangan &lt;br /&gt;mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu &lt;br /&gt;tumbuh di dalam hati mereka, tetapi jika tidak, pastikan &lt;br /&gt;dia tumbuh di dalam hatimu ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan &lt;br /&gt;pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin &lt;br /&gt;dengar. Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun &lt;br /&gt;kamu tidak mendengar dari seseorang yang mengatakan itu &lt;br /&gt;dari hatinya . Jangan pernah berkata selamat tinggal jika &lt;br /&gt;kamu masih ingin mencoba. Jangan menyerah selama kamu &lt;br /&gt;merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata kamu tidak &lt;br /&gt;mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa &lt;br /&gt;membiarkannya pergi... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan &lt;br /&gt;walaupun mereka telah dikecewakan... Kepada mereka yang &lt;br /&gt;masih percaya walaupun mereka telah dikhianati. Kepada &lt;br /&gt;mereka yang masih ingin mencintai walaupun mereka telah &lt;br /&gt;disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang masih mempunyai &lt;br /&gt;keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali &lt;br /&gt;kepercayaan Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu. &lt;br /&gt;Jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang. Datanglah &lt;br /&gt;kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum karena &lt;br /&gt;Sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi &lt;br /&gt;cerah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat &lt;br /&gt;membuatmu tersenyum. Ada saat di dalam kehidupanmu dimana &lt;br /&gt;kamu dapat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil &lt;br /&gt;mereka dari mimpimu dan benar benar-memeluk dia. Mendekap &lt;br /&gt;dirinya dalam tiap tidur indahmu... Berharaplah bahwa kamu &lt;br /&gt;dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa yang &lt;br /&gt;ingin kamu impikan. Pergilah kemana kamu ingin pergi. &lt;br /&gt;Jadilah sesuai dengan keinginan kamu, Karena kamu hanya &lt;br /&gt;hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang &lt;br /&gt;kamu inginkan Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk &lt;br /&gt;membuat kamu bahagia... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup cobaan untuk membuat kamu kuat Cukup penderitaan &lt;br /&gt;untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, Dan &lt;br /&gt;cukup harapan untuk membuat kamu bahagia. Selalu letakkan &lt;br /&gt;dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa itu &lt;br /&gt;menyakitkan kamu. Mungkin itu menyakitkan orang itu juga. &lt;br /&gt;Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, &lt;br /&gt;Kata-kata yang kasar bisa membuat celaka. Kata-kata yang &lt;br /&gt;tepat waktu dapat mengurangi ketegangan. Kata-kata cinta &lt;br /&gt;dapat menyembuhkan dan menyenangkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita &lt;br /&gt;cintai menjadi dirinya sendiri. Dan tidak membentuk mereka &lt;br /&gt;menjadi sesuai keinginan kita. Dengan kata lain kita &lt;br /&gt;mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka. Orang &lt;br /&gt;yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala &lt;br /&gt;hal. Mereka hanya menghargai segala hal yang datang dalam &lt;br /&gt;hidup mereka. Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang &lt;br /&gt;menangis, mereka yg terluka, mereka yang mencari, mereka &lt;br /&gt;yang mencoba... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya bisa menghargai orang-orang yang penting yang &lt;br /&gt;telah menyentuh hidup mereka. Cinta mulai dengan &lt;br /&gt;senyuman,dan berakhir dengan air mata...mungkin seperti &lt;br /&gt;itu... Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu &lt;br /&gt;yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan &lt;br /&gt;baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan &lt;br /&gt;kamu dan rasa sakit hati. Ketika kamu lahir, kamu menangis &lt;br /&gt;dan semua orang disekeliling kamu tersenyum. Hiduplah &lt;br /&gt;dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu &lt;br /&gt;satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu &lt;br /&gt;menangis...  &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7360272-108760875371943587?l=e-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://e-stories.blogspot.com/feeds/108760875371943587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7360272&amp;postID=108760875371943587' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/108760875371943587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7360272/posts/default/108760875371943587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://e-stories.blogspot.com/2004/06/cinta-memang-tak-harus-memiliki.html' title='Cinta Memang Tak Harus Memiliki'/><author><name>LitZ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11110990867025176567</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_wd4IE9hZTgY/R5P6KD98ZAI/AAAAAAAAAbc/sxzcGwhXwdo/S220/chocolate-B7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
